Beranda Palembang Wali Kota Palembang Minta Willy Salim Bertanggung Jawab Atas Konten Masak Rendang...

Wali Kota Palembang Minta Willy Salim Bertanggung Jawab Atas Konten Masak Rendang Viral

587
0

Palembang – Wali Kota Palembang Ratu Dewa secara tegas meminta pertanggungjawaban Willy Salim terkait konten masak 200 kilogram rendang di kawasan BKB Palembang, Sumatera Selatan yang viral terkait dugaan settingan hingga merusak citra kota Palembang.

“Kami minta Willy Salim klarifikasi terkait konten masak rendang yang dugaan setinggan, ceritakan apa yang terjadi jangan sampai ada kesalahpahaman dan spekulasi,” kata Wali Kota Palembang kepada detikSumbagsel, Sabtu (22/3/2025) .

Dewa mengatakan awalnya dia mengapresiasi apa yang dilakukan Willy Salim berbuat kebaikan untuk warga Palembang dengan membantu seorang kurir yang kehilangan motor.

“Awalnya kita apresiasi karena yang bersangkutan berbuat kebaikan dengan membantu seorang kurir di Palembang yang kehilangan motor,” ungkapnya.

Namun, terlepas dari permasalahan konten rendang, Ratu Dewa tidak membenarkan konten yang membuat gaduh, bahkan menimbulkan citra buruk terhadap kota Palembang.

“Saya berharap ke depannya semua konten kreator bisa lebih memahami konten dan dampak yang ditimbulkan,”tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Palembang Sulaiman Amin menegaskan bahwa Tiktoker Willy Salim tidak mendapatkan izin saat masak 200 kilogram rendang di kawasan BKB Palembang, Sumatera Selatan.

“Untuk event masak rendang Willy Salim di BKB kami tidak mengetahuinya, seharusnya setiap event yang menyangkut nama Palembang harus ada izin Pemkot Palembang dan berkoordinasi. Namun, saat event masak rendang 200 kilogram itu memang kita tidak ada kabar atau pemberitahuan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Palembang Sulaiman Amin kepada detikSumbagsel, Sabtu (22/3/2025)

“Awalnya kita apresiasi terhadap Willy Salim yang berikan bantuan terhadap warga Palembang yang sedang kesulitan seperti kurir paket yang kehilangan motor namun untuk event bagi rendang yang viral kita tidak mengetahuinya,” ungkapnya.

Sulaiman Amin meminta konten kreator untuk tidak membuat gaduh dan merusak citra Palembang apalagi pada sektor pariwisata Palembang.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini