Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengukuhkan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Tani Merdeka Indonesia Kabupaten PALI.
Pelantikan dilakukan secara langsung oleh Bupati PALI, Asgianto, S.T., dengan Surat Keputusan (SK) yang dibacakan langsung oleh pengurus provinsi Sumatera Selatan.

Ahmad Joni, S.P., M.M., Kepala Dinas Pertanian, mengatakan pelantikan tersebut merupakan penguatan kelembagaan pertanian untuk menjadi penggerak utama dalam meningkatkan produksi pertanian.

“Pengurus yang dilantik merupakan penguatan sektor pertanian menuju PALI Maju, Indonesia Emas,” ujar Ahmad Joni di Pendopoan Rumah Dinas Bupati PALI.
Peserta pelantikan ini berasal dari KTNA Provinsi dan Tani Merdeka Kabupaten PALI, serta dihadiri oleh Gapoktan OPD yang ada di Bumi Serepat Serasan,” jelas Kepala Dinas Pertanian, Selasa, 16 September 2025
Bupati PALI hari ini 2 organisasi kelompok tani sudah dilantik yang mana harapan kita dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya petani dan nelayan
Dirinya juga menegaskan bahwa pengukuhan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian.
“Ini bentuk komitmen pemerintah untuk mendorong petani meningkatkan hasil produksi demi kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Ia berharap, pengurus KTNA dan Tani Merdeka dapat menjadi motor penggerak utama dalam peningkatan produksi serta aktif mensosialisasikan pola pertanian modern kepada petani lainnya.
“Jangan malu jadi petani, karena petani adalah penopang tatanan negara. Pengurus yang dilantik harus menjadi penggerak utama dalam menerapkan pertanian tepat guna menuju PALI Maju, Indonesia Emas,” tegasnya.
Bupati juga menargetkan PALI mampu mandiri pangan dan tidak hanya memenuhi kebutuhan daerah sendiri, tetapi juga memasok pangan ke wilayah lain.
“Untuk itu, kami meluncurkan program Satu Desa Satu Produk. Setiap desa di PALI harus punya produk unggulan, seperti penghasil telur, ikan, atau komoditas lain, sehingga dapat memasok kebutuhan pangan di luar daerah,” jelasnya.
Dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan, Asgianto menekankan pentingnya sinergi semua elemen serta dukungan lintas sektoral.
“Harapan kami, program ini bisa berkelanjutan. Untuk itu perlu sinergi lintas sektor,” pungkasnya.



