Beranda Prabumulih Pemkot Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran 7 Bedeng di Pasar I

Pemkot Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran 7 Bedeng di Pasar I

27
0

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih bergerak memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Gang 2 Saudara, RT 01/RW 04, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara.

Kebakaran yang terjadi Selasa (1/9/2026) itu menghanguskan dua bangunan rumah panggung dengan total tujuh unit bedeng. Sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan barang-barang akibat musibah tersebut.

Bantuan disalurkan sebagai bentuk kepedulian Pemkot Prabumulih terhadap warga yang terdampak. Penyerahan dilakukan Kepala Dinas Sosial Kota Prabumulih Drs A Heryanto bersama Ketua TP PKK Kota Prabumulih Hj Linda Apriana Arlan.

Sejumlah organisasi perangkat daerah dan organisasi masyarakat turut terlibat dalam penyaluran bantuan, di antaranya Dinas Sosial, BPBD, BKPSDM, TP PKK, dan Dharma Wanita Kota Prabumulih.

Ketua TP PKK Kota Prabumulih Hj Linda Apriana Arlan menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga.

“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah. Kami turut prihatin dan berharap para korban diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Prabumulih Drs A Heryanto mengatakan, pemerintah daerah akan terus hadir ketika masyarakat menghadapi musibah dan membutuhkan bantuan.

Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar korban, tetapi juga menjadi dukungan moral agar warga terdampak dapat segera bangkit.

“Kepedulian tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk bantuan secara materi, tetapi juga menjadi dukungan moral bagi para korban agar dapat segera bangkit dan menjalani proses pemulihan pasca kebakaran,” katanya.

Tujuh Bedeng Ludes Terbakar
Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di kawasan belakang Toko Singa Bola. Api diduga pertama kali muncul dari salah satu bedeng yang sedang kosong.

Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api cepat membesar dan menjalar ke bangunan lainnya.

Warga yang mengetahui kejadian langsung berupaya melakukan evakuasi sekaligus menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dibawa keluar. Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat sejumlah harta benda tidak sempat diselamatkan.

Dua sepeda motor yang kondisinya masih relatif baru juga ikut terbakar.

Kebakaran turut menyebabkan seorang warga, Edityawarman (58), mengalami luka bakar. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek itu mengalami luka bakar sekitar 13,5 persen.

Luka bakar dialami pada kedua kaki, lengan kanan, telinga kanan, serta bagian pipi dan pelipis kanan.

Saat kejadian, Edityawarman diketahui sedang mengalami sakit akibat stroke. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi terhadap dirinya menjadi lebih sulit.

Api Dipadamkan dengan Empat Unit Damkar
Kapolres Prabumulih AKBP Guntoro melalui Kapolsek Prabumulih Barat Iptu Thomas mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui seorang pelajar berusia 16 tahun, Kiano.

Kiano melihat api dari salah satu bedeng yang kosong. Ia kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada ibunya, Marina, sebelum informasi menyebar kepada warga sekitar.

Warga kemudian melakukan pertolongan dan menghubungi kepolisian serta petugas pemadam kebakaran.

“Warga yang mengetahui kejadian langsung berupaya melakukan pertolongan serta menghubungi pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran,” kata Iptu Thomas saat berada di lokasi.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan empat unit kendaraan untuk menjinakkan kobaran api. Setelah berjibaku selama sekitar 1,5 jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.00 WIB.

“Setelah berjibaku dengan kobaran api, petugas menggunakan empat unit kendaraan pemadam kebakaran dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 15.00 WIB,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, rumah panggung pertama terdiri dari empat unit. Tiga di antaranya dihuni Wawan (41), Arnia (50), dan Irma Inarsi (62), sementara satu unit dalam kondisi kosong.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini